Tembok Anda Retak? Perhatikan Bahayanya!

Harga Semen Tiga Roda Sejasa

Sebagai salah satu unsur yang penting di dalam rumah, tembok Anda perlu diperhatikan dengan detail setiap masalahnya yang terjadi. Salah satu masalah yang paling sering terjadi pada tembok rumah adalah keretakan pada tembok. Hal ini terjadi karena beberapa alasan. Biasanya, karena bahan-bahan yang digunakan tidak memiliki kualitas yang baik. Salah satunya adalah bahan semen yang digunakan, Anda bisa mengecek harga semen tiga roda dengan mudah sekarang di internet, sehingga bisa membandingkan dengan semen yang lain. Jangan tergiur dengan harga yang murah tetapi tidak terjamin kualitasnya. Tembok yang retak sering kali disepelekan. Padahal, ternyata dari keretakan tersebut dapat menimbulkan masalah-masalah baru. 

1.  Rembesan Air Hujan
Sesuai dengan apa yang kita ketahui, air dengan sifatnya yang sangat mudah merembes itu juga akan dengan mudah merembes ke tembok rumah melalui celah-celah kecil yang timbul dari retakan yang ada. Hal ini tentunya akan sangat merepotkan Anda ketika hujan sedang turun. Apalagi jika hujan deras sehingga volume airnya besar dan kebocoran yang merembes tentunya akan semakin banyak pula. Tak hanya itu, tembok yang sering terkena rembesan air juga akan menjadi lembap. Kondisi yang lembap tersebutlah yang akan memicu perkembangan dan pertumbuhan lumut dan jamur. Tentu saja, tembok Anda akan menjadi kusam karena terkontaminasi oleh lumut dan jamur tersebut.

2. Celah Masuknya Hewan
Bukan hanya lumut dan jamur yang nyaman di celah retakan tembok tersebut, berbagai macam hewan juga bisa memanfaatkan celah-celah retakan tersebut sebagai sarang atau tempat tinggal. Hewan-hewan tersebut adalah semut, nyamuk, bahkan kecoak. Jika koloni-koloni semut tersebut membuat sarangnya di tembok rumah Anda, maka berhati-hatilah. Perlahan-lahan, mereka akan memperbanyak diri dan memperluas sarangnya. Sehingga tembok Anda bisa jadi keropos dan rumah Anda banyak semut-semut yang berkeliaran mencari sumber makanan. Lain lagi halnya dengan binatang yang jorok ini, tentu saja kecoak sebagai binatang yang kotor sangat kita hindari. Habitatnya sendiri terletak di saluran air tentu membawa sangat banyak virus dan bakteri sumber penyakit. Nyamuk juga sudah kita kenal sebagai salah satu agen pembawa penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan lain-lain.

3. Pertanda banyak Hal
Tentu sangat mengherankan jika usia rumah Anda masih terbilang cukup baru, tetapi sudah mengalami beberapa hal tersebut. Tapi, pasti hal-hal tersebut terjadi karena ada beberapa alasan di baliknya. Misalnya, keretakan tersebut adalah pertanda bahwa pengerjaan rumah tersebut tidaklah baik. Dari material yang digunakan tidak berkualitas baik sehingga dapat dengan mudah mengalami keretakan. Bahkan, bisa saja ternyata semen yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan aslinya, dalam artian menggunakan lebih sedikit dari yang seharusnya. Mungkin saja, ide awalnya adalah untuk melakukan penghematan, tetapi malah menyebabkan kerusakan pada dinding itu sendiri dan malah membutuhkan lebih banyak biaya. Tak hanya semen, pasir yang digunakan juga harus dipastikan berkualitas baik dan tidak mengandung lumpur. Kandungan lumpur pada pasir adalah salah satu penyebab dari retaknya tembok.

4. Perubahan Struktur Bangunan
Ternyata, bukan hanya sebuah pertanda dari proses pembangunan dan material yang digunakan saja, tetapi juga menandakan bahwa terjadi perubahan pada struktur bangunan dan struktur tanahnya. Misalnya, keretakan tersebut bisa saja menandakan bahwa adanya pergeseran atau penurunan permukaan tanah sehingga fondasinya juga ikut bergeser dan retak. Fondasi yang tidak sesuai dengan beban juga bisa menjadi salah satu penyebab lainnya. Jika sudah seperti itu, maka bangunan tersebut malah bisa membahayakan penghuninya. Karena bisa saja berakibat terjadi keruntuhan pada bangunan tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar