Yuk Mengenal Casio & Pendirinya

Casio

Salah satu perusahaan jam tangan yang sudah hadir lebih dari 30 tahun dipasaran dunia adalah casio. Nama Casio diambil dari pendirinya Tadao Kashio. Tadao Kashio pendiri perusahan pembuat jam tangan casio. Tadao Cashio dilahirkan di Nangoku City, Jepang pada tahun 1917. Tadao Cashio insinyur yang mengutamakan teknologi fabrikasi dan menekuni dunia elektronika dari masa perang dunia ke-2.

Tadao Kashio orang kreatif yang butuh sedikit waktu untuk membuat produk berbeda. Pada pameran bisnis di Ginza Jepang ia melihat kalkulator elektronik. Dengan sedikit hasil penjualan dari pipa yubiwa hasil buatannya, Tadao Kashio dan saudaranya mulai bereksperimen dengan membuat kalkulator sendiri.

Kalkulator buatan cashio kemudian banyak disukai masyarakat. Dari sana kemudian ia merilis berbagai macam model kalkulator ke masyarakat umum. Setelah puas dengan produk kalkulatornya, Tadao Cashio kemudian mulai memikirkan produk baru selain kalkulator yaitu sebuah jam tangan.

Ide merk Jam Casio juga diambil dari nama belakang penemunya yakni Kashio serta di perhalus jadi “Casio”. Penulisan ejaan di perhalus supaya lebih gampang di hafal serta di tuliskan lantaran “Kashio” tetap sama dengan Jepang serta pergantian nama itu untuk menjangkau pasar international.

Seri pertama Casio G-Shock adalah DW-5000C yang hadir pada tahun 1983. Semenjak itu, Casio terus memproduksi G-Shock dengan beberapa model khusus seperti yang pertama dengan sensor termometer digital, yang pertama dengan grafik pasang/surut air laut, dan masih banyak lagi.

Tadao Kashio juga yang pertama merancang dan memproduksi sebuah jam dapat memberikan pemiliknya pengalaman dalam menggunakan jam tangan dengan beberapa detail yang menarik. Salah satu jam tersebut bisa menampilkan waktu banyak zona waktu yang berbeda pada sentuhan tombol.

Setelah puas dengan produk casiotron, Tadao Kashio mulai membuat arloji casio dengan nama G-SHOCK yaitu arloji yang dibuat tangguh, dilahirkan dari mimpi beberapa insinyur Casio perihal “jam tangan yg tidak bakal rusak”, dengan rencana pengembangan “Triple 10”.

Selain itu ada beberapa fakta lain yang menarik tentang casio dan pendirinya, salah satunya adalah Ide terciptanya jam tangan G Shock berawal dari jam tangan Casio milik Ibe yang rusak karena jatuh. Pada saat merancang G Shock, Ibe yang bekerja di Casio belum genap berusia 30 tahun.

Produk G Shock laris di Amerika Serikat. Iklannya di Negeri Paman Sam menampilkan seorang pemain hoki yang memakai jam tangan tersebut. Memang bukan rahasia, jam tangan ini populer di tahun 1990. Pasalnya, size G Shock besar, dan bisa menjadi obat ganteng. Di Amerika Serikat, jam tangan G Shock laris di kalangan para skater. Terutama, para skater yang berdomisili di Pantai Barat.

Sebagai seorang inovator produk sukses, Ibe gak punya media sosial. Ibe gila dalam hal inovasi, terutama menciptakan jam tangan yang bisa digunakan di luar angkasa. Inovasi yang gila itu membuat Ibe gak tertarik menggunakan smartphone. Mungkin itu sebabnya mengapa G Shock punya varian banyak, dan semuanya laris di pasaran. Tentu saja itu semua ada di balik kerja keras seorang Kikuo Ibe.

Meski berusia 65 tahun, kakek yang menggemari masakan Padang ini memang gak punya guratan di wajah karena usianya. Sebagai seorang bos dan founder produk ternama, dia ternyata rajin berolahraga. Dia masih berlari 45 menit di malam hari, dan dilakukannya tiga hingga empat kali seminggu.

Itulah kisah jam tangan G Shock dan penemunya yang inspiratif. 

Posting Komentar

0 Komentar